Timnas IRAN Andalkan ALI KARIMI
adexcergomazcity.blogspot.com ,,Teheran: Iran akan mengandalkan Ali Karimi untuk mengobrak-abrik pertahanan Timnas Indonesia dalam laga perdana putaran ketiga Pra-Piala Dunia 2014 zona Asia di grup E, Jumat (2/9).
Pada laga pertama di babak ketiga Pra-Piala Dunia grup E ini, Indonesia bertandang ke Iran. Berbekal pengalaman menghadapi Turkmenistan di babak kedua Pra-Piala Dunia ditambah dengan beberapa hari pemusatan latihan di Jordania, Timnas Indonesia diharapkan mampu setidaknya mencuri angka di stadion Azadi, Teheran, Iran.
Pelatih Timnas Indonesia Wim Rijsbergen berharap skuad Indonesia dapat belajar banyak dari kekalahan sewaktu melakoni laga persahabatan menghadapi Jordania.
Pelatih asal Belanda tersebut ingin skuadnya meminimalisir kesalahan sendiri, seperti yang terjadi saat menghadapi Jordania.
Sementara itu, tuan rumah Iran juga tidak mau kecolongan di laga kandang. Pelatih Iran Carlos Queiroz tidak mau memandang remeh kekuatan Timnas Indonesia, bahkan mantan asisten pelatih Manchester United tersebut memandang Indonesia sebagai lawan utama mereka.
Persiapan yang dilakukan oleh Queiroz untuk menghadapi Indonesia juga tidak setengah-setengah. Ia bahkan mengirimkan utusan untuk memantau laga uji coba Timnas Indonesia di Solo (menghadapi Palestina) dan di Amman (menghadapi Jordania) untuk mengetahui kekuatan Timnas Indonesia.
Selain itu, gelandang Iran Javad Nekounam juga sependapat dengan sang pelatih. Pemain Osasuna tersebut mengatakan pertandingan menghadapi Indonesia sangat penting, dan pemain Indonesia harus diwaspadai karena memiliki motivasi yang kuat.
Kondisi Iran sebenarnya juga tidak terlalu bagus. Queiroz yang baru lima bulan menangani Timnas Iran dinilai masih membutuhkan waktu untuk membentuk skuad yang tangguh.
Seperti yang diketahui, dalam tiga laga uji coba Iran bersama Queiroz, meskipun berhasil memetik kemenangan, skuad Iran dinilai belum bermain secara maksimal meskipun menunjukkan perbaikan dari tiap laga.
Dalam pertandingan nanti, Indonesia akan menampilkan strategi bertahan seperti yang mereka terapkan sewaktu uji coba menghadapi Yordania di Amman. Sementara, Iran diperkirakan akan memanfaatkan kecepatan dan tinggi badan untuk mencari celah di pertahanan Indonesia
Pada laga pertama di babak ketiga Pra-Piala Dunia grup E ini, Indonesia bertandang ke Iran. Berbekal pengalaman menghadapi Turkmenistan di babak kedua Pra-Piala Dunia ditambah dengan beberapa hari pemusatan latihan di Jordania, Timnas Indonesia diharapkan mampu setidaknya mencuri angka di stadion Azadi, Teheran, Iran.
Pelatih Timnas Indonesia Wim Rijsbergen berharap skuad Indonesia dapat belajar banyak dari kekalahan sewaktu melakoni laga persahabatan menghadapi Jordania.
Pelatih asal Belanda tersebut ingin skuadnya meminimalisir kesalahan sendiri, seperti yang terjadi saat menghadapi Jordania.
Sementara itu, tuan rumah Iran juga tidak mau kecolongan di laga kandang. Pelatih Iran Carlos Queiroz tidak mau memandang remeh kekuatan Timnas Indonesia, bahkan mantan asisten pelatih Manchester United tersebut memandang Indonesia sebagai lawan utama mereka.
Persiapan yang dilakukan oleh Queiroz untuk menghadapi Indonesia juga tidak setengah-setengah. Ia bahkan mengirimkan utusan untuk memantau laga uji coba Timnas Indonesia di Solo (menghadapi Palestina) dan di Amman (menghadapi Jordania) untuk mengetahui kekuatan Timnas Indonesia.
Selain itu, gelandang Iran Javad Nekounam juga sependapat dengan sang pelatih. Pemain Osasuna tersebut mengatakan pertandingan menghadapi Indonesia sangat penting, dan pemain Indonesia harus diwaspadai karena memiliki motivasi yang kuat.
Kondisi Iran sebenarnya juga tidak terlalu bagus. Queiroz yang baru lima bulan menangani Timnas Iran dinilai masih membutuhkan waktu untuk membentuk skuad yang tangguh.
Seperti yang diketahui, dalam tiga laga uji coba Iran bersama Queiroz, meskipun berhasil memetik kemenangan, skuad Iran dinilai belum bermain secara maksimal meskipun menunjukkan perbaikan dari tiap laga.
Dalam pertandingan nanti, Indonesia akan menampilkan strategi bertahan seperti yang mereka terapkan sewaktu uji coba menghadapi Yordania di Amman. Sementara, Iran diperkirakan akan memanfaatkan kecepatan dan tinggi badan untuk mencari celah di pertahanan Indonesia





Posting Komentar